film

Pembalasan yang tidak berkesudahan-Review Film Sweet Girl

Sejak sore tadi saya memutuskan untuk melihat film ini, tentu saja trigger untuk melihatnya adalah kehadiran Jason Momoa yang penampilannya berhasil memukau saya di Film Aquaman, apalagi genre yang dipasang pada keterangan film ini adalah jenis Thriller Action, salah satu genre yang membuat saya sering banget melihat film dan hasilnya tentu saja saya terkecoh sejak awal dan baru paham alur cerita sebenarnya di 2/3 film telah berjalan, sekitar 30 menit sebelum film ini usai alurnya terasa jelas, film ini berhasil.

Film ini dimulai dengan Ray Cooper (diperankankan oleh Jason Momoa) yang dikejar oleh FBI dan akhirnya memutuskan untuk melompat kedalam air kemudian alurnya mundur ke beberapa tahun belakang, dimana Ray bersama Rachel (diperankan oleh Isabela Merced) yang harus membanting tulang dalam merawat Ibunya yang sakit kanker, walaupun akhirnya harapan kesembuhannya mendadak sirna karena jenis obat terbaru yang diproduksi oleh Bioprim ditarik dari pasaran beberapa jam sebelum jadwal para pasien penderita kanker menerima pengobatan tersebut. Istri Ray akhirnya meninggal.

Alurnya pun kemudian maju mundur pada upaya mereka berdua move on dari kehilangan orang yang mereka cintai, mereka sebenarnya sudah hampir melupakan kematian itu sampai seorang Martin Bennet menelpon dan mengatakan punya bukti kecurangan Bioprime sebagai produsen obat dan membutuhkan cerita mereka sebagai pendukung dalam dia membuat gugatan, akan tetapi ketika pertemuan diam-diam Ray dengan Martin selesai seseorang datang membunuh Martin. Kisah sebenarnya pun dimulai.

Kisah ini jamak kita temukan dimana-mana, dendam atas kematian orang yang dicintai walaupun sebenarnya mereka sendiri tidak tahu bahwa orang tersebut sejatinya benar bersalah atau tidak yang mungkin lebih sering kita alami adalah seringkali mencari kambing hitam pelampiasan atas semua hal buruk yang menimpa kita. Pembalasan dendam dalam film ini pun berjalan seperti itu

Cerita Film Hanya berpusat pada 2 Orang

Secara cerita film ini sangatlah bagus, walaupun tidak maksimal dan detil di beberapa tempat akan tetapi masih termaafkan dengan alur cerita yang baik, terlihat bahwa film ini hanya berkisah tentang dua orang Ray dan Rachel, karakter yang penuh pun hanya di 2 sosok ini, yang lain terasa sangat pas-pasan bahkan terlihat tidak kompeten seperti karakter Agen FBI Sarah Meeker ( yang diperankan oleh Lex Scott Davis) pun tidak mendukung maksimal walaupun ada adegan yang saya kira akan mendukung kerjasama antara Sarah dan Rachel akan tetapi nyatanya sampai akhir hal tersebut tidak terjadi, jangan lagi akhirnya sebut pemeran lain yang seakan jadi cameo walaupun menjadi pusat cerita film ini.

Bahkan adegan pembalasan dendam hanya dilakukan oleh dua orang dimana lawan yang mereka hadapi seharusnya dari cerita adalah orang dengan tim pelindung yang lengkap akan tetapi hal itu juga tidak didukung maksimal, dimana seorang milyuner mafia dalam perlindungan bodyguardnya biasa saja seperti tidak ada persiapan maksimal, yang maksimal penampilan hanya dua orang ini.

Adegan perkelahian yang dipaksakan

Sebagai penikmat film laga, saya sering melihat para sineas menggambar dengan detil storyboard perkelahian yang dilakukan, selayaknya yang kita lihat dalam beberapa film action hollywood sehingga gerakannya menjadi maksimal serta tidak sembarangan dalam memperagakan gerakan fight, apalagi digambarkan disini Ray dan Rachel adalah seorang pegulat yang jago beladiri yang dalam perkelahian pun tidak terlihat bagaimana tidak detilnya.

Plot Twist

Saya sih suka dengan plot twist yang ditampilkan dan baru muncul mendekati akhir film, beberapa keheranan saya dalam beberapa adegan di awal pun menjadi terjawab ketika twist itu muncul, dan itu mengobati banyak kekecewaan detil yang saya sampaikan diatas dan menjadi tidak berarti walaupun endingnya terasa sangat dimudahkan dan hanya ingin film ini cepat selesai saja, untuk sekelas Amerika seorang yang menjadi buronan pembunuhan terasa sangat mudah melewati bandara dan kebur menghilang meninggalkan jejak, saya rasa tidak semudah itu deh..

Keterangan Film :